Tradisi Pembacaan Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah, Yasin dan Al-Kahfi
(Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin)
DOI:
https://doi.org/10.58401/takwiluna.v3i1.544Keywords:
Kata kunci: Tradisi, Living Qur’an, surah al-Waqi’ah, Yasin, al-KahfiAbstract
Abstrak: Penelitian ini diberlatarbelakangi oleh peristiwa masyarakat yang mempunyai peranan pada kehidupan berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an. Tradisi pembacaan al-Qur’an surah al-Waqi’ah, Yasin dan al-Kahfi merupakan upaya menjadikan al-Qur’an sebagai mauizah dan syifa. Artikel ini berusaha menjelaskan tradisi pembacaan surah al-Waqi’ah, Yasin dan al-Kahfi yang dilakukan di Ponpes Sabilul Muhtadin Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Dengan murni menggunakan pendekatan Living Qur’an, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman santri terhadap tradisi pembacaan al-Qur’an surah al-Waqi’ah, Yasin serta al-Kahfi merupakan penggugur kewajiban serta keterpaksaan mentaati aturan yang sudah ditentukan pengasuh Ponpes Sabilul Muhtadin. Meski demikian, tradisi pembacaan tersebut dapat mendatangkan berkah dari Allah SWT, keberkahan dari guru-guru dan sarana ikhtiar untuk memperlancar rezeki, baik itu material maupun non material. Tradisi pembacaan al-Qur’an surah al-Waqi’ah, Yasin dan al-Kahfi juga berpengaruh terhadap ketenangan jiwa serta hati para santri, sehingga tenang jiwa dan hati bisa membentuk pola kehidupan santri sehari-hari yang senantiasa menunjukkan sikap serta perilaku Islami, dapat menciptakan kenyamanan dan ketenangan dalam berbagai aktivitas di Ponpes Sabilul Muhtadin.













