Problematika Pendaftaran Tanah Wakaf di Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk: Analisis Kritis Perspektif Al-Qur’an
Keywords:
Waqf, Waqf Land Registration, Legal Certainty, Qur’an.Abstract
This study examines the problems surrounding the registration of waqf land in Berbek District, Nganjuk Regency, through a critical analysis from the perspective of the Qur’an. The registration of waqf land functions as an instrument for legal certainty and the protection of waqf assets; however, in practice it continues to face various administrative and social obstacles. This research employs a qualitative method with a normative–empirical approach. Data were collected through interviews with officials of the Office of Religious Affairs (KUA), waqf nazhirs, and community leaders, and were supported by an analysis of waqf-related documents. The findings indicate that the main problems in waqf land registration in Berbek include the low level of legal awareness among wakifs and nazhirs, limited understanding of registration procedures, and the perception that a religious waqf pledge is sufficient without formal registration. From the Qur’anic perspective, these conditions contradict the values of trust (amānah), justice (‘adl), and the principle of documentation (al-kitābah), which aim to safeguard public interest (maṣlaḥah) and prevent disputes.
References
Abdurrahman. Masalah Perwakafan Tanah Milik dan Kedudukan Tanah Wakaf di Negara Kita. Bandung: Alumni, 1994.
Abdurrahman. Masalah Perwakafan Tanah Milik. Bandung: Alumni, 1994.
Al-Syāṭibī. Al-Muwāfaqāt. Vol. 2. Beirut: Dār al-Ma‘rifah, t.t.
Bungin, Burhan. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana, 2017.
Departemen Agama RI. Pedoman Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji, 2003.
Departement Agama R.I. Grand Design Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren 2004–2009. Jakarta: Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam-Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren, 2005.
Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kemenag RI. Pedoman Pengelolaan dan Pendaftaran Wakaf. Jakarta: Kemenag RI, 2018.
Hermit, Herman. Cara Memperoleh Sertifikat Tanah Wakaf. Bandung: Mandar Maju, 2007.
Idrus, Muammar Alay. “Keabsahan, Kepastian Hukum dan Perlindungan Hukum atas Perwakafan yang Tidak Tercatat (Studi Kasus Praktek Perwakafan Tanah di Kecamatan Sukamulia).” Jurnal IUS 5, no. 1 (2017): 32.
Kamali, Muhammad Hashim. Principles of Islamic Jurisprudence. Cambridge: Islamic Texts Society, 2003.
Manan, Abdul. Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Cetakan ke-2. Jakarta: Kencana, 2008.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Mubarok, Jaih. Wakaf Produktif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2008.
Mudzhar, M. Atho. Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.
Nazir, M. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia, 2014.
Noviana, Lia, Ika Susilawati, dan Asep Awaludin. “Masyarakat dan Problematika Administrasi Wakaf (Upaya Pemberdayaan Produktivitas Aset Wakaf di Desa Sooko, Kabupaten Ponorogo).” Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan 21, no. 2 (2021): 233–256.
Nurhadi. “Problematika Sertifikasi Tanah Wakaf di Indonesia.” Al-Ahkam 26, no. 2 (2016): 220.
Rahardjo, Satjipto. Hukum dan Masyarakat. Bandung: Angkasa, 2009.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.
Rofiq, Ahmad. Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah. Vol. 2. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor Penegakan Hukum. Jakarta: RajaGrafindo, 2007.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2020.
Sukardja, Ahmad. Hukum Wakaf di Indonesia. Jakarta: Rajawali Press, 2012.
Wahbah al-Zuhaili. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh. Vol. 8. Damaskus: Dār al-Fikr, 1989.
Wahbah al-Zuhaili. Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī. Damaskus: Dār al-Fikr, 1986.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis. London: Sage Publications, 2014.













