Penggunaan Ayat Al-Qur’an Sebagai Media Pengobatan Alternatif
( Studi Living Al-Qur’an Praktik Ruqyah Di Desa Pamarayan)
Keywords:
Qur'anic Verses, Medicine, ruqyah, Alternative, medicine (Ruqyah), verses from the Qur'an, Pamarayan, Village.Abstract
This research examines people's perceptions of the use of verses from the Koran as a form of healing, with a special focus on the practice of ruqyah. This research aims to understand how people view the use of Al-Qur'an verses as an alternative therapeutic method, especially in the context of ruqyah, and identify factors that influence their perception of the effectiveness and validity of this method. The research methods used in this study involved public opinion surveys, interviews, and qualitative analysis of the responses and experiences of individuals who had undergone ruqyah treatment. The research results show that the majority of people have a positive view regarding the use of Al-Qur'an verses as a means of healing, especially in the practice of ruqyah. Society considers ruqyah to be a valid and effective approach in dealing with various health problems, including mental, physical and spiritual disorders. A strong belief in the power of the verses of the Qur'an and their spiritual meaning plays an important role in forming this positive outlook. This research provides valuable insight into people's perceptions of the use of Al-Qur'an verses in the field of healing, especially in the context of ruqyah. The findings of this study provide guidance for health practitioners, researchers, and policy makers to understand and respect community beliefs when designing healing programs based on verses of the Qur'an, thereby increasing the acceptance and effectiveness of this alternative medicine in society
References
Afrianty Gobel, Fatmah, (2011). Pengobatan Menurut Al-Qur’an dan Sains (Jakarta: Kompasiana)
Aini, Adrika Fithrotul. (2021). Pengantar Kajian Living Al-Qur’an. Jawa Timur: Pustaka Djati.
Nazir, Moh. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nina, Aminah. (2013) . Konsep Kesehatan dalam Al-Qur'an. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sanusi M, (2012), Pengobatan Tradisional Islam Klasik Yogyakarta : Najah
Sugiyono. (2021). Strategi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Abdul Jalil. “‘Abd Al-Hamid Al-Farah Dan Sumber-Sumber Sekunder Dalam Tafsir Berbasis Surat.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis 15, no. 2 (2014): 275–90.
Adriani Salangka, Anshar Rante, and Djusmadi Rasyid. “Terapi Non Farmakologi Dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Literature Review.” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) 7, no. 5 (2024): 1094–1100. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i5.4995.
Afiyatin, Alfiyah Laila. “Ruqyah Sebagai Pengobatan Berbasis Spiritual Untuk Mengatasi Kesurupan.” Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam 16, no. 2 (2020): 216–26. https://doi.org/10.14421/hisbah.2019.162-09.
Alvi Mialbi Hasibuan, Ahmad Fauzi. “Penyakit Dan Obat.” Kinabalu 11, no. 2 (2015): 50–57.
Ardianto, Muhammad. “The Concept of Jin and Ruqyah According To the Komunitas Keluarga Besar Ruqyah Aswaja: The Study of Living Qur’an.” MUṢḤAF Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan 2, no. 1 (2021): 163–87. https://doi.org/10.33650/mushaf.v2i1.3344.
Arni, Arni. “Implementasi Ruqyah Syar’iyah Sebagai Alternatif Psikoterapi Dalam Kajian Psikologi Islam.” Jurnal Studia Insania 9, no. 1 (2021): 1. https://doi.org/10.18592/jsi.v9i1.3923.
Asif Trisnani, Fiky Fajar Lestarini, Hifni Nasif, Syahrozad Khunaifah, Maulida ‘Izzatul Amin. “Konsep Pengobatan Rohani Dan Jasad Menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyyah; Tawaran Solutif Atas Konsep Pengobatan Konvensional Dalam Ilmu Kedokteran Modern.” Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 2, no. (2023): 504–17. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v9i2.528.
Badrudin, Sela Mita, Muhammad Rizki Azkiya. “Etika Sufistik Dalam Penanganan Ruqyah Syar’iyah Sufistic Ethicsin Handling Ruqyah Syar’iyah.” CONS-IEDU: Islamic Guidance and Counseling Journal 04, no. 02 (2024): 309–19. https://doi.org/https://doi.org/10.51192/cons.v4i2.987.
Bestari, Muhammad. “Al-Qur’an Sebagai Wahyu Allah, Muatan Beserta Fungsinya.” Dirasat 15, no. 2 (2020): 119. https://doi.org/https://doi.org/10.1001/ds.v15i02.124.
Bidin, Sharifah Norshah Bani Syed. “Ayat-Ayat Al-Quran Sebagai Terapi Kerasukan Jin.” Jurnal Internasional Tentang Penelitian Al-Qur’an 1, no. 1 (2011): 107–38. http://sare.um.edu.my/index.php/quranica/article/view/5275.
Cheteh, Masuphi. “Penggunaan Ayat Al-Qur’an Sebagai Media Pengobatan (Studi Living Qur’an Pada Praktik Pengobatan Ustadz Ismail Di Kampung Meanea Provinsi Narathiwat Thailand).” Pustaka IAIN Jember, 2020, 45.
Dahlan, KH. Ahmad, Prof. R.H.A. Soenarjo SH. Tafsir Dan Alqur’an Kemenag RI. Vol. 17. Diterbitkan oleh: Widya Cahaya, Jakarta Dicetak oleh: Percetakan Ikrar Mandiriabadi, Jakarta Perpustakaan, 1385.
Galang, Hendrik Firmansyah. “Penggunaan Ayat-Ayat Al-Qur’an Dalam Pengobatan Masyarakat Sasak (Studi Living Qur’an Surat Al-Isra’ Ayat 82 Di Desa Sesela Dusun Kebun Indah Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat).” Uin Mataram 1, no. 69 (2015): 5–24.
Hidayatulloh, M. Deni. “Makna Al-Qurán Secara Umum Dan Kedudukannya Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan.” SETYAKI : Jurnal Studi Keagamaan Islam 1, no. 1 (2023): 18–28. https://doi.org/10.59966/setyaki.v1i1.5.
KH. Ahmad Dahlan, Prof. R.H.A. Soenarjo SH. Tafsir Dan Alqur’an Kemenag RI. 8th ed. Vol. 17. Diterbitkan oleh: Widya Cahaya, Jakarta Dicetak oleh: Percetakan Ikrar Mandiriabadi, Jakarta Perpustakaan: Departemen Agama RI, 1385.
M.Ridha DS. “Mereka Yang Gaib Antara Jin Setan, Iblis Dan Malikat Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan As-Sunnah.” Https://Doi.Org/10.32694/Qst.V9i.1181 09 (2013): 28–45.
Maftuh, Rofik. “Kontestasi Identitas Dalam Pengobatan Ala Nabi; Kajian Fenomenologi Atas Munculnya Jam’iyah Ruqyah Aswaja.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 4, no. 1 (2021): 59. https://doi.org/10.14421/jkii.v4i1.1078.
Musianto, Lukas S. Perbedaan Pendekatan Kuantitatif Dengan Pendekatan Kualitatif Dalam Metode Penelitian. Jurnal Manajemen Dan Wirausaha. Vol. 4, 2002. https://doi.org/10.9744/jmk.4.2.pp.123-136.
Mustaqim, M., and Agus Iskandar. “Perbandingan Penggunaan Certainty Factor Dan Pendekatan Dempster-Shafer Dalam Sistem Expert Untuk Mendiagnosis Kasus Cacar.” Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) 5, no. 1 (2023): 93–103. https://doi.org/10.47065/josyc.v5i1.4618.
Nashrullah, Mochamad, Eni Fariyatul Fahyuni, Nurdyansyah Nurdyansyah, and Rahmania Sri Untari. Metodologi Penelitian Pendidikan (Prosedur Penelitian, Subyek Penelitian, Dan Pengembangan Teknik Pengumpulan Data). Edited by M Tanzil. UMSIDA Press, 2023. https://doi.org/10.21070/2023/978-623-464-071-7.
Nata, Abuddin. “Fungsi-Fungsi Al-Qur’an Dalam Pengembangan Ilmu, Kebudayaan Dan Peradaban.” Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 3 (2022): 352. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v11i3.7609.
Nurulaeni, Devia, Nur Rahidah, Hana Rifdah, Nurul Maolida, and Silvi Karlina. “Sinergi Antara Ilmu Medis Dan Fiqih Dalam Penggunaan Air Doa Untuk Penyembuhan Di Sumedang Utara.” Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 7, no. 2 (2025): 499–508. https://doi.org/10.37364/jireh.v7i2.414.
Pangestu, Bintan. “Resepsi Fungsional Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai Media Pengobatan Terapi Ruqyah Gnagguan Jin Oleh Kyai Syafiq Abdillah Di Kabupaten Kebumen.” Uin Sunan Kalijaga 2 (2020): 1–9.
Putra, Armansyah. “Isu Metafisika Dalam Sains.” Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences XI, no. 1 (2017): 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.30599/jti.v9i1.57.
Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin.” Jurnal Ilmu Dakwah 17, no. 33 (2018): 81–95. https://doi.org/https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374.
Rizqi, Dwi Indah, Uin Sunan, and Kalijaga Yogyakarta. “Qur’anic Immunity as Islamic Medicine in the Big Family of Ruqyah Aswaja Qur’anic Immunity Sebagai Pengobatan Islami Di Keluarga Besar Ruqyah Aswaja.” Journal of Qur’an and Hadis Studies 3, no. 1 (2022): 66–80. https://doi.org/https://doi.org/10.28918/aqwal.v3i1.5813.
Safrudin, Moh., Nasaruddin Nasaruddin, and Ihwan Ihwan. “”Tafsir Ayat-Ayat Kemasyarakatan” Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan Dalam Kehidupan Modern.” TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 7, no. 1 (2023): 135–48. https://doi.org/10.52266/tadjid.v7i1.1851.
Setiawan, Benni. “Al-Qur’an Sebagai Teks Terbuka (Meneguhkan Nilai Kemanusiaan Dalam Al-Qur’an).” Jurnal Humanika 13, no. 1 (2013): 65–66. https://doi.org/10.21831/hum.v13i1.3321.
Setyoningsih, Ayu, and Myrtati D Artaria. “Pemilihan Penyembuhan Penyakit Melalui Pengobatan Tradisional Non Medis Atau Medis.” Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik 29, no. 1 (2016): 44. https://doi.org/10.20473/mkp.v29i12016.44-56.
Shafiyya, Rieke Nada, Muhammad David, and F N Hakmi Hidayat. “Keotentikan Qira ’ at Al-Qur ’ an Dan Upaya Pelestarian Teks Suci Dalam Lintasan Sejarah.” Jurnal Maliki Interdisciplinary 3 (2025): 870–81.
Suryaningrat, Dani, Achmad Abubakar, and Hasyim Haddade. “Pandangan Al-Qur’an Terhadap Penggunaan Obat Dalam Pengobatan Penyakit.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 7, no. 1 (2023): 394–403.
Triantoro, Dony arung. “Ruqyah Syar’Iyyah: Alternatif Pengobatan, Kesalehan, Islamisme Dan Pasar Islam.” Jurnal Harmoni 18, no. 1 (2019): 460–78. https://doi.org/10.32488/harmoni.v18i1.354.
Widia Cahaya, Keyza Pratama. Tafsir Kementerian Agama RI Jilid 10 Jakarta : Dapartemen Agama RI. Etika Jurnalisme Pada Koran Kuning : Sebuah Studi Mengenai Koran Lampu Hijau. Vol. 16, 2015.
Wijaya, Roma. “Makna Syifa Dalam Al-Qur’an (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada QS Al-Isra 82).” Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan 16, no. 2 (2021): 185–96. https://doi.org/10.37680/adabiya.v16i2.924.
Yusuf, Abu, and Akhmad Ja. Salahkah Aku Minta Ruqyah. Edited by Abu Yusuf Akhmad Ja’far. Pertama. Kairo Mesir: Dar Al-Furqon, 2018.













