PROBLEMATIKA ARAH KIBLAT MAKAM DALAM PANDANGAN ULAMA MAZHAB DAN FAKTA DI LAPANGAN
Keywords:
Qibla direction, Grave, ScholarsAbstract
Arah kiblat tidak hanya diperuntukkan dalam ibadah salat, namun juga dalam pengurusan jenazah.
Salah satu bentuk penghormatan pada jenazah adalah menghadapkannya ke arah kiblat ketika
menguburkannya. Namun permasalahan di Indonesia ternyata arah kiblat makamnya banyak yang
melenceng dari yang seharusnya. Para penggali kubur hanya mengira-ngirakan arah galiannya,
mengikuti arah makam yang disekitarnya tanpa mengetahui keakurasian arahnya. Selain itu, hanya
sekedar menghadap ke arah barat, arah yang dianggap sebagai arah kiblat bagi umat islam di Indonesia.
Serta hanya mengikuti arah kiblat masjid terdekat tanpa mengkalibrasi kembali arah kiblatnya. Adanya
problem ini berseberangan dengan pendapat para ulama’ yang menghukumi sunnah untuk
menghadapkan jenazah ke arah kiblat, bahkan ulama’ Syafi’iyyah, Hanafiyah, dan Hanabilah
menghukuminya wajib. Sehingga ketika jenazah dikubur dalam keadaan belum menghadap ke arah
kiblat, maka harus membongkar kembali makamnya untuk merubah posisinya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






















