Pendampingan Pendidikan Al-Qur’an Cakupan Bacaan Gharib dengan Metode Yanbu’a di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Al-Ma’ruf Desa Juranguluh Mojo Kediri

  • Fitriya Ulva Institut Agama Islam Faqih Asy'ari Kediri, Indonesia
  • Muhammad Al Faruq Institut Agama Islam Faqih Asy'ari Kediri, Indonesia
Keywords: Masyarakat, pembelajaran al-Qur’an, metode yanbu’a

Abstract

Budaya membaca al-Qur’an di Indonesia yang mayoritas muslim ini dinilai sangat maju, akan tetapi budaya tersebut tidak dilaksanakan secara menyeluruh khususnya pada cakupan bacaan gharibnya, hal ini sangat disayangkan, mengingat gharib nerupakan bacaan dari al-Qur’an yang unik dan wajib diketahui oleh seluruh pembaca al-Qur’an, oleh karenanya di butuhkan metode yang tepat untuk dilaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kapasitas pertumbuhan anak-anak di dalam pembelajaran al-Qur’an, kerjasama masyarakat pun dibutuhkan demi terjadinya kelangsungan yang signifikan, pendampingan pendidikan al-Qur’an cakupan bacaan gharib dengan metode yanbu’a ini dinilai cukup berhasil dalam menanggulangi kurangnya kemampuan serta pengetahuan membaca al-Qur’an cakupan gharib di pondok pesantren tahfidzil Qur’an al-Ma’ruf tepatnya di Juranguluh, Mojo, Kediri ini. Kerjasama dengan masyarakat khususnya para orang tua wali santri sangat dibutuhkan demi tercapainya kelangsungan pembelajaran, dan hal ini pula yang sudah berlaku di pondok pesantren ini, yang mana  sebagian dari santri juga merupakan santri yang tidak berdomisili di pesantren atau santri yang datang dari rumah, Kesuksesan program pembelajaran dengan menggunakan metode yanbu’a ini dapat juga di terapkan dan dijadikan sebuah model pelaksanaan pemebelajaran di tempat lain dengan menyesuaikan konteks yang ada.

Published
2020-04-17
Section
Articles